Sebelum mendefinisikan arti dari sistem informasi
berbasis web terlebih dahulu kita harus mengetahui maksud dari web dan sistem
informasi.
- Pengertian Web atau situs
Web atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan
halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, teks,
gambar,animasi,suara dan sebagainya baik yang bersifat statis maupun dinamis
yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkandengan jaringan-jaringan
halaman(Hyperlink).
Pengertian sistem informasi
- Pengertian Sistem Informasi
Sistem adalah suatu atau beberapa elemen yang saling
bekerja sama satu sama lain untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.
tujuan tertentu.
Infomasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang
lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, baik
sekarang maupun untuk masa yang akan datang.
Jadi, Sistem informasi adalah kumpulan dari sub sub
sistem baik phisik maupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan
bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data
menjadi informasi yang berguna.
Dari penjelasan web dan Sistem informasi diatas dapat diambil kesimpulan Pengertian
dari sistem informasi berbasis web
Sistem informasi berbasis web adalah aplikasi yang dibuat
berbasis web.Aplikasi ini didalamnya juga terdapat basisdata untuk situs penjualan,dan
sebagainya.
Contoh Sistem informasi berbasis web
1. e-commerce
menurut Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan keperusahaan dengan computer sebagaiperantara transaksi bisnis.
menurut Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan keperusahaan dengan computer sebagaiperantara transaksi bisnis.
1. Business to Business, karakteristiknya
•
Trading partners yang
sudah saling mengetahui dan antara
mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung
cukup lama.
• Pertukaran data dilakukan secara
berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
• Salah satu
pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah
peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di
kedua pelaku bisnis.
2.
Business to Consumer, karakteristiknya:
•Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
•Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
•Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
•Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W. Mengenal e-Commerce, hal 4-5)
Manfaat Menggunakan e-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan e-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
•Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
•Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
•Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
•Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W. Mengenal e-Commerce, hal 4-5)
Manfaat Menggunakan e-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan e-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
A.
Dapat meningkatkan
market exposure (pangsa pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dantidak terbatas jarak dan waktu.
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dantidak terbatas jarak dan waktu.
B. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi.
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi.
C. Melebarkan jangkauan (global
reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
D. Meningkatkan customer
loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi e-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
Ini disebabkan karena sistem transaksi e-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
E. Meningkatkan supply management.
Transaksi e-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.
Transaksi e-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.
F. Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses
Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses
oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen :
jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan
dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen
dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung
dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan
rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus
mengeluarkan biaya tinggi.
c.
Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik
secara online dan otomatis.
Ancaman Menggunakan e-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.
Ancaman Menggunakan e-Commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
• System Penetration
Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization Violation
Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak mengakses sebuah sistim.
• Planting
Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu legal di masa yang akan datang.
• Communications Monitoring
Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan komunikasi.
• Communications Tampering
Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia mereka secara sukarela.
• Denial of service
Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
• Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.
http://duffynablogger.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar