incredible celine

Minggu, 06 November 2016

e-commerce dalam dunia Bisnis



Sebelum mendefinisikan arti dari sistem informasi berbasis web terlebih dahulu kita harus mengetahui maksud dari web dan sistem informasi. 
  • Pengertian Web atau situs
Web atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, teks, gambar,animasi,suara dan sebagainya baik yang bersifat statis maupun dinamis yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkandengan jaringan-jaringan halaman(Hyperlink).
Pengertian sistem informasi 
  • Pengertian Sistem Informasi
Sistem adalah suatu atau beberapa elemen yang saling bekerja sama satu sama lain untuk mencapai  suatu 
tujuan tertentu.
Infomasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, baik sekarang maupun untuk masa yang akan datang.
Jadi, Sistem informasi adalah kumpulan dari sub sub sistem baik phisik maupun non phisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang berguna.
Dari penjelasan web dan Sistem informasi  diatas dapat diambil kesimpulan Pengertian dari sistem informasi berbasis web
Sistem informasi berbasis web adalah aplikasi yang dibuat berbasis web.Aplikasi ini didalamnya juga terdapat basisdata untuk situs penjualan,dan sebagainya.

Contoh Sistem informasi berbasis web

1.  e-commerce 
menurut Laudon  (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan keperusahaan dengan computer sebagaiperantara transaksi bisnis.

Jenis-jenis       e-Commerce
1. Business to Business,          karakteristiknya
    • Trading  partners  yang sudah saling  mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup   lama.  
• Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah  disepakati  bersama.
     • Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
• Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku   bisnis.
2. Business to Consumer,        karakteristiknya:
•Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
•Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
•Servis yang digunakan berdasarkan         permintaan.
•Sering dilakukan sistim
 pendekatan  client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W. Mengenal e-Commerce, hal   4-5)
  
Manfaat Menggunakan e-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan e-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi
adalah:
A. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa     pasar).
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli
   produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dantidak terbatas jarak dan waktu.
B. Menurunkan biaya operasional (operating cost).
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di
 dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu    terjadi.
C. Melebarkan jangkauan (global  reach).
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
D. Meningkatkan customer  loyalty.
Ini disebabkan karena sistem transaksi e-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
E. Meningkatkan supply  management.
Transaksi e-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus
  ditingkatkan.
F.  Memperpendek waktu    produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam
       komputer
  Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London),   yaitu:
a. Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi  produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
b. Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya          tinggi.
c. Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan   otomatis. 

Ancaman Menggunakan e-Commerce   (Threats)
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang
       berharga.
Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin
  terjadi:
• System
Penetration
  Orang-orang yang tidak berhak melakukan akses ke system computer dapat dan diperbolehkan melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginannya.
• Authorization
  Violation
   Pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang legal yang dimiliki seseorang yang berhak   mengakses  sebuah   sistim.
Planting
   Memasukan sesuatu ke dalam sebuah system yang dianggap legal tetapi belum tentu   legal di masa yang akan   datang.
• Communications
   Monitoring
   Seseorang dapat mernantau semua infonnasi rahasia dengan melakukan monitoring komunikasi sederhana di sebuah tempat pada jaringan  komunikasi.
• Communications         Tampering
  Segala hal yang membahayakan kerahasiaan informasi seseorang tanpa melakukan  penetrasi, seperti mengubah infonnasi transaksi di tengah jalan atau membuat sistim  server palsu yang dapat menipu banyak orang untuk memberikan infonnasi rahasia       mereka secara  sukarela.
• Denial of
    service
   Menghalangi seseorang dalam mengakses informasi, sumber, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
Repudiation
  Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/
 http://duffynablogger.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar